Mata minus, plus, katarak dan glukoma bisa diatasi dengan herbal

Suatu penemuan pengobatan mata dengan solusi herbal milik Indonesia yang tumbuh di daerah Papua sungguh spektakuler dan sangat menakjubkan ketika banyak orang buta bisa melihat kembali. Terutama buta karena Diabet Melitus, katarak maupun glukoma. Penemuan yang luar biasa ini ternyata banyak membantu juga anak-anak sekolah yang matanya minus dan para orang tua yang matanya plus, bebas dari keharusan memakai kacamata.

Penemuan yang mencengangkan dan membanggakan ini dihasilkan oleh Warga Negara Indonesia, keturunan Jerman. Dia seorang geolog, yang kini menekuni pengobatan tradisional dengan herbal. Namanya Heinrich Melcher, pria berpostur tinggi besar yang senang berpetualang ke seluruh pelosok Indonesia. Dia berhasil membuat obat tetes mata yang terbuat dari buah Keben. Puluhan ribu orang memberikan testimoni tentang keberhasilan pengobatan matanya.

Saya mengenal pak Heinrich beberapa tahun silam tatkala pameran yang diselenggarakan oleh Trubus, di Mangga Dua Squere. Semula saya kurang begitu meyakini kehebatan produk tetes matanya
karena belum pernah mencoba. Suatu kali saya ke rumah mbak Wiwik (kakak kandung saya) di daerah Kranji. Dia bercerita tentang penyakit kataraknya yang kini sudah sembuh setelah dua bulan secara rutin meneteskan obat mata herbal merk Radix buatan pak Heinrich, yang sudah ada penelitian ilmiahnya.
“Iya benar tuh obat mata Radix memang terbukti khasiatnya”.
“Lho memang mbak Wiwik sudah cek dokter?”, tanya saya penasaran.
“Sudah. Saya sudah cek ke dokter mata. Hasilnya dokter juga bingung karena dua bulan yang lalu harusnya katarak saya dioperasi tapi karena saya takut, lalu saya bilang kalau belum siap. Syukur pada Tuhan ternyata dengan tetes mata herbal ini katarak saya sudah bersih”.

Sudah beberapa kali pak Heinrich menghubungi saya lewat telpon agar bisa saliung bersinergi. Berkah Tuhan karyawannya pak Heinrich yang menderita kista ovarium sudah sembuh setelah menggunakan ramuan paket kista dari klinik herbal Ning Harmanto. Sayapun langsung kontak pak Heinrich dan akhirnya kita bertemu di POINS Squere Senin yl. Kita saling sharing dan bersinergi. Untuk memajukan dan mengembangkan herbal Indonesia kita harus saling bekerja sama dan berjuang bersama. Dia menyayangkan potensi alam Indonesia yang luar biasa kurang digali dan dimanfaatkan. Indonesia bisa sejajar dengan China bila pemerintah memberikan ruang gerak dan dukungan penelitian untuk pengembangan herbal Indonesia.

Nah para sahabat, bila diantara anda ada yang mengalami gangguan mata minus, plus, katarak atau glukoma…..kini ada solusi alami dari herbal Indonesia, buah keben namanya. Buah keben yang tumbuh di Papua dibuat formula khusus untuk tetes mata. Baru beberapa hari ini saya menggunakan obat tetes mata herbal buatan Radix, mata saya yang semula sering berair dan tegang karena banyak di depan komputer kini terasa sekali mulai nyaman untuk membaca dan memandang apa saja. Salam sehat sukses mulia bahagia.

Ning Harmanto
www.ningharmanto.com
www.mahkotadewa.co.id

Tetes Mata Herbal

NB: Bagi anda yang berminat mendapatkan obat tetes mata herbal ini, silahkan hubungi klinik herbal Ning Harmanto terdekat atau hub. telp.021 4302769 atau 021 43922332 atau email ke ningharmanto@yahoo.com.